*SURAT TERBUKA PB SEMMI UNTUK BAPAK PRESIDEN RI IR. JOKO WIDODO*
“Menyikapi instabilitas harga dan pasokan minyak goreng yang merupakan kebutuhan pokok di indonesia dengan ini kami dari organisasi kemahasiswaan yang lahir pada 02 April 1956 Menyatakan”
1. Kebijakan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendag RI) mencabut Harga Eceran Tertinggi (HET) Minyak Goreng dan menyerahkan kepada mekanisme dan harga pasar jelas bukan solusi dalam mengatasi stabilitas pangan khususnya minyak goreng di Indonesia. Kebijakan ini malah menunjukkan Pemerintah (Kementerian Perdagangan RI) terkesan kalah dan menyerah melawan spekulan dan mafia minyak goreng.
2. Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB. SEMMI) berpandangan ketidakmampuan Kementerian Perdagangan RI dalam menjaga stabilitas pangan potensi menimbulkan kegaduhan, keamanan, dan ketertiban masyarakat mengingat minyak goreng merupakan bahan pokok bagi kehidupan masyarakat.
3. Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB. SEMMI) mendesak pemerintah menutup keran eksport minyak goreng dan menindak tegas pelaku usaha yang menjual minyak goreng ke luar negeri apapun alasannya. Hal ini untuk menjaga stabilitas pangan (minyak goreng) di Indonesia sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku usaha yang tidak memiliki jiwa nasionalisme.
4. Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB. SEMMI) meminta Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) membuat dan memberikan rekomendasi kepada Presiden Joko Widodo melakukan resufhle terhadap Menteri Perdagangan RI.
5. Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB. SEMMI) meminta Polri memanggil seluruh pelaku usaha dan industri yang berkaitan dengan minyak goreng di Indonesia guna mensosialisasikan amanat Undang Undang Tentang Stabilitas Pangan yang jika tidak dijalankan oleh pelaku usaha dan industry bisa berujung pada tindak pidana
6. Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB. SEMMI) akan menggelar aksi demo didepan istana dan kantor Kemendag RI untuk mendesak resufhle terhadap menteri perdagangan yang dinilai tidak mampu mengatasi stabilitas pangan di indonesia
7. Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB. SEMMI) meminta negara menjamin stabilitas pangan di Indonesia sehingga tidak terjadi lagi kelangkaan kebutuhan bahan pangan.
Hormat Kami
*Bintang Wahyu Saputra*
Ketua Umum PB SEMMI
*Saputra Adhi Lesmana*
Sekretaris Jenderal PB SEMMI

sumber: facebook.com/septian.i.wibawa