TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado – Syarikat Islam Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan musyawarah kerja wilayah 2022 di Grand Luley Manado dari tanggal 18-20 Maret 2022.

Tema yang diangkat tahun ini yaitu Bangkit Bersama Menggerakan Syarikat Islam Sulawesi Utara melalui Penguatan Dakwah Ekonomi Menuju Masyarakat 5.0

Kegiatan ini diawali pembacaan kalam Illahi, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian lagu Mars Syarikat Islam dan Hymne HOS Tjokroaminoto.

Sementara itu Ketua Panitia Drs Hamdi Gugule pada sambutanyna menerangkan pelaksanan Mukerda adalah tindak lanjut kegiatan Majelis Takim.

“Insyallah ini akan berlanjut dalam konsolidasi ini, sehingga nanti Tahun-tahun berikut kami akan tetap laksanakan,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Ketua Dewan Pusat Syarikat Islam Ir.H. Djafar Alkatiri berharap mukerwil yang dilaksanakan ini bisa membangkitkan semangat pengurus dan anggota yang ada agar betul-betul melaksanakan program kedepan.

“Tentu ini akan menggairahkan semangat dan Dakwah Syarikat Islam di Sulawesi Utara,” ujar senator DPD RI asal Sulut ini.

Menurutnya Syarikat IsIam sebagai organisasi besar di Sulut dan pernah menjadi Organisasi terbesar di Indonesia.

“Belum Ada tokoh yang berpidato saat itu yang dihadiri 80.000 orang, tanggal 13 Januari 1913, pidatonya HOS Cokroaminoto hingga kerajaan belanda menggelarkan raja jawa tanpa Mahkota,” jelasnya.

Dia pun menghimbau seluruh anggota Syarikat Islam harus bisa berakselerasi di dunia digital saat ini.

“Kita sudah hidup dengan sekarang dengan zaman aplikasi, maka SI harus dapat berakselrasi,” jelasnya.

Terpisah Ketua Pimpinan Wilayah Sulut Machmud Turuis menjelaskan serta membawakan kembali sambutan dari Presiden Lajnah Tanfidziyah Dr. H. Hamdan Zoelva.

“Pergerakan Syarikat Islam hari ini Menuju Masyarakat 5.O yang harus mengintegrasikan sesuatu yang Maya didasari teknologi, yang dapat meningkatkan derajat dan kualitas manusia,” jelasnya.

Menurutnya Masyarakat 5.0 bertujuan agar semua bisa menikmati hidup sepenuhnya dengan pertumbuhan Ekonomi yang mapan.

“Syarikat Islam harus menjiwai, Islam is Progres yang dikemukan oleh bung karno yakni murid dari HOS Cokroaminoto yaitu Islam yang harus maju dari segi teknologi dan peradaban,” jelasnya.

Acara Mukerwil ini kemudian dibuka oleh Asisten II Setda Pemprov Sulut Praseno Hadi mewakili Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

sumber: manado.tribunnews.com