BANDUNG – Dosen UIN Bandung Asep Majid Tamam menyampaikan kesan melalui Akun Facebook pribadinya mengenai Acara Ngaji Literasi yang diselenggarakan Pimpinan Cabang Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu yang mana beliau juga merupakan Pemateri dalam acara tersebut.
Berikut isi postingannya:
“Ciparay, Pesantren Cikoneng, bersama 250 Pemuda Muslimin se-kabupaten Bandung. Berkesempatan belajar tentang SI (Syarikat Islam) dari pusatnya, sekaligus memprovokasi para pemuda untuk memelopori aktivitas kolaborasi menulis buku di wilayah Kabupaten Bandung. Tekad sudah dibulatkan. Deerrrr…! 
Di sela waktu yang cukup panjang, saya belajar sejarah SI, juga perkembangannya di Indonesia. Ciparay, terkhusus di Desa Cikoneng, menjadi salah satu pusat pengembangan SI di Jawa Barat, umumnya di Indonesia. Pendiri Pesantren Cikoneng, KH. U. Abdurrahman Ya’qub, ternyata telah meninggalkan turats, peninggalan literasi berharga. Beberapa karyanya, Terjemah Al-Qur’an Basa Sunda, dan buku-buku yang dirujuk jamaah SI se-Indonesia.”
“Ada penyambutan yang hangat dari keluarga pesantren Cikoneng, Rifky Zulfikar juga jamuan yang nikmat dari Ketua Pusat Muslimin Indonesia, H. Ervan Ciparay yang juga owner RM Raja Ayam.”
 
“Ciparay, pengalaman pertama yang mengesankan!”
Sumber: FB @Ahyan Hairu
Reporter: SY
Bidang Media Dan Penggalangan Opini
PB Pemuda Muslimin Indonesia

sumber: pemudamuslim.org