MUTIARA-MUTIARA ILAHIAH DI DALAM AL-QUR’AN
MUTIARA-MUTIARA DI DALAM KALIMAT A’UDZU BILLAH
TAFSIR LAFAL-LAFAL DALAM KALIMAT A’UDZU BILLAH (2)
Ahmad Thib Raya UIN Jakarta
Jakarta-Matraman, Sabtu, 12 Maret 2022
Pengertian kata الشَّيْطَانِ. Kata ini berasal dari kata kerja شَطَنَ yang berarti “menjauh”. Setan disebut setan karena ia menjauh dari kebenaran dan kebaikan. Arti lain dari kata setan ialah sombong dan melampaui batas. Oleh sebab itu, segala sesuatu yang menjauh dari kebenaran, sombong, dan melampaui batas, baik jin maupun manusia, disebut setan.
Makhluk yang berwujud yang diciptakan oleh Allah di atas dunia ialah malaikat, jin, manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, dan benda-benda lainnya. Setan itu tidak berwujud sebagaimana malaikat, jin, dan manusia. Setan hanyalah sifat-sifat jelek yang terdapat di dalam diri manusia dan jin. Oleh sebab itu, dalam kaitan pengertian ini, manusia bisa menjadi setan apabila ia memiliki sifat menjauh dari kebenaran, sombong, dan melampaui batas. Demikian pula jin. Teman kita boleh jadi menjadi setan kalau kawan itu selalu mendorong dan mengajak kita untuk berbuat kejahatan, menjauh dari kebenaran, bersikap sombong, dan melakukan tindakan melampaui batas.
Pengertian kata . Kata الرَّجِيْمِ adalah bentuk kata sifat. Bentuk kata sifat seperti ini pada hakikatnya mengandung makna aktif. Jika dilihat dari sisi ini, maka kata الرجيم itu seharusnya diartikan dengan “yang mengutuk”. Akan tetapi, kata ini tidak dipahami sebagai kata sifat yang mengandung makna aktif, tetapi makna pasif. Oleh sebab itu, kata الرجيم diartikan dengan الْمَرْجُوْمِ yang berarti “dikutuk”. Banyak sekali bentuk aktif yang digunakan di dalam Al-Qur’an yang tidak mengandung makna aktif, tetapi diartikan dalam bentuk pasif.
Imam Al-Qurthubi menjelaskan bahwa kata sifat الرجيم itu berasal dari kata kerja رَجَمَ , yang arti asalnya adalah “melempar dengan batu”. Lalu kata itu berkembang maknanya sehinga berarti “membunuh, melaknat, mengusir, mencaci, mengutuk”. Dalam kaitan dengan makna ini, maka kata الرجيم itu mengandung makna terlaknat, terusir, tercaci, dan terkutuk”.

sumber: facebook.com/ahmad.thibraya.12